Wajib Tau! Manfaat Susu Sapi Lebih Optimal jika Diproses dengan Tepat

Wajib Tau! Manfaat Susu Sapi Lebih Optimal jika Diproses dengan Tepat

Dolen.id
- Susu sapi dikenal sebagai minuman bernutrisi yang dapat melengkapi pola makan keluarga. Rasanya lembut, creamy, dan mudah dipadukan dengan berbagai menu, mulai dari sarapan hingga camilan.

Namun, susu yang baru diperah tidak boleh langsung diminum. Agar manfaatsusu sapi dapat dinikmati dengan aman, susu perlu melalui proses pengolahan yang tepat, seperti pasteurisasi.

Mengapa Susu Murni Tidak Boleh Langsung Diminum?

Susu murni atau susu mentah adalah susu yang belum melalui proses pemanasan untuk menonaktifkan mikroorganisme berbahaya. Walaupun tampak segar, susu mentah dapat terkontaminasi bakteri seperti Salmonella, E. coli, Listeria, dan Campylobacter.

Kontaminasi tersebut dapat menimbulkan gangguan pencernaan, seperti diare, sakit perut, mual, dan muntah. Risikonya dapat lebih berat pada anak-anak, ibu hamil, lansia, dan orang dengan sistem imun lemah.

Kebersihan peternakan memang membantu menekan risiko kontaminasi, tetapi tidak menjamin susu mentah sepenuhnya bebas kuman. Itulah sebabnya memilih susu yang sudah dipasteurisasi menjadi langkah penting agar keluarga dapat menikmati nutrisinya dengan lebih aman.

Cara Pengolahan Susu untuk Menjaga Keamanan dan Kesegarannya

Susu cair umumnya diproses menggunakan metode pasteurisasi atau UHT. Keduanya memakai panas untuk meningkatkan keamanan susu, tetapi suhu, waktu pemanasan, penyimpanan, dan karakter rasanya berbeda.

Susu pasteurisasi

Pasteurisasi dilakukan dengan memanaskan susu pada suhu tertentu dalam waktu singkat. Salah satu prosesnya menggunakan suhu sekitar 70°C selama 5–15 detik.

Pemanasan yang singkat membantu menonaktifkan organisme penyebab penyakit sekaligus menjaga karakter susu tetap segar, ringan, dan tidak terasa enek. Karena tidak dibuat steril secara komersial, susu pasteurisasi harus selalu disimpan dingin pada suhu 1–4°C.

Susu UHT

UHT atau Ultra High Temperature menggunakan suhu yang jauh lebih tinggi selama beberapa detik. Proses tersebut membuat susu yang dikemas secara aseptik dapat disimpan lebih lama pada suhu ruang sebelum kemasannya dibuka.

Susu pasteurisasi cocok bagi kamu yang mengutamakan karakter rasa segar. Sementara itu, susu UHT lebih praktis untuk persediaan atau dibawa bepergian. Keduanya tetap dapat menjadi bagian dari pola makan sesuai kebutuhan keluarga.

Kandungan Gizi dan Manfaat Susu Sapi bagi Tubuh

Susu pasteurisasi tetap mengandung beragam vitamin dan mineral alami yang berperan dalam fungsi tubuh. Berikut kandungan yang perlu kamu kenali:

  • Vitamin A, membantu menjaga kesehatan mata, kulit, sistem imun, serta pertumbuhan sel dan jaringan. 
  • Vitamin B1 atau tiamin, membantu tubuh mengubah karbohidrat menjadi energi. 
  • Vitamin B2 atau riboflavin, berperan dalam pemecahan lemak, protein, dan karbohidrat serta mendukung kesehatan kulit, mata, dan sel darah merah. 
  • Kalium, membantu menjaga keseimbangan cairan serta mendukung fungsi otot dan saraf. 
  • Kalsium, berperan dalam menjaga tulang dan gigi sekaligus mendukung kerja otot, pembekuan darah, dan pengiriman sinyal saraf. 
  • Fosfor, dibutuhkan dalam pembentukan tulang, gigi, DNA, RNA, dan penyimpanan energi. 
  • Magnesium, mendukung fungsi otot, saraf, detak jantung, dan berbagai reaksi kimia tubuh. 
  • Zinc, berperan dalam fungsi imun, penyembuhan luka, reproduksi sel, dan metabolisme zat gizi. 

Jumlah setiap zat gizi dapat berbeda menurut jenis dan ukuran sajian. Karena itu, periksa tabel Informasi Nilai Gizi pada kemasan sebelum memilih produk.

Takut Susu Kurang Segar atau Salah Penyimpanan? Ini Solusinya!

Kesalahan memilih dan menyimpan susu dapat mengurangi kualitasnya. Agar lebih aman, gunakan panduan berikut:

1. Pastikan ada keterangan pasteurisasi

Cari tulisan pasteurized milk atau susu pasteurisasi pada label. Produk ini harus ditempatkan di chiller.

2. Perhatikan bahan bakunya

Pilih produk dengan keterangan 100% susu segar apabila kamu menginginkan susu tanpa campuran bubuk susu.

3. Cek kebersihan dan keamanan produksi

Produsen yang memiliki peternakan sendiri dapat mengontrol proses sejak pemilihan pakan, perawatan sapi, pemerahan, hingga pengemasan.

4. Periksa kedaluwarsa dan kondisi kemasan

Jangan konsumsi susu yang berbau tidak normal, menggumpal, bocor, atau kemasannya menggembung.

5. Sesuaikan varian dengan kebutuhan keluarga

Ada yang menyukai rasa full cream, membutuhkan varian rendah lemak, atau lebih menikmati susu dengan rasa tertentu. Pilih sesuai kebutuhan dan selalu baca labelnya.

Pilihan Greenfields Fresh Milk untuk Kebutuhan Keluarga

Greenfields menghadirkan beberapa varian susu pasteurisasi yang dapat disesuaikan dengan selera:

  1.  Greenfields Fresh Milk Original Full Cream, dengan rasa creamy, ringan, dan alami. 
  2. Greenfields Fresh Milk Low Fat 1.1%, bagi kamu yang ingin mengurangi asupan lemak. 
  3. Greenfields Fresh Milk Skimmed 0% Fat, untuk pola makan dengan pembatasan lemak lebih ketat. 
  4. Greenfields Premium Fresh Hi-A2 Jersey Milk, dari susu sapi Jersey dengan protein A2 alami serta tekstur lebih creamy. 
  5. Greenfields Fresh Milk Flavored Series Less Sugar Chocomalt & Strawberry, pilihan berperisa dengan gula yang lebih terkontrol. 

Kenapa Harus Pilih Greenfields?

Sebagai pelopor Fresh Milk Pasteurisasi No. 1 pilihan keluarga Indonesia, Greenfields berkomitmen menghadirkan “Jujurly Pure, Jujurly Fresh.”

  • Susu Greenfields 100% berasal dari peternakan milik sendiri di dataran tinggi Jawa Timur, yang merupakan peternakan terbesar di Indonesia. 
  • Dengan teknologi pemerahan modern tanpa sentuhan tangan atau no-hand touch milking process, Greenfields memastikan setiap tetes susu memiliki kualitas terbaik. 
  • Peternakan ini menjadi rumah bagi lebih dari 20.000 sapi Holstein dan Jersey
  • Sapi-sapi tersebut dirawat 24/7 oleh ahli gizi dan dokter hewan untuk menjamin kesejahteraan sapi serta menghasilkan susu segar kaya nutrisi. 

Susu diproses langsung melalui peternakan yang terintegrasi sehingga waktu dari pemerahan hingga pasteurisasi berlangsung cepat. Proses yang terkontrol membantu menjaga kebersihan, kesegaran, dan kualitas susu.

Nikmati Manfaat Susu Sapi dengan Memilih Produk yang Aman

Manfaat susu sapi tidak hanya ditentukan oleh kandungan gizinya, tetapi juga keamanan bahan baku, proses pemanasan, kebersihan produksi, dan cara penyimpanannya. Susu mentah sebaiknya tidak langsung diminum karena masih berisiko membawa mikroorganisme berbahaya.

Yuk, pilih susu pasteurisasi yang diproses secara terkontrol dan simpan selalu di dalam chiller. Kunjungi website Greenfields untuk mengenal varian Fresh Milk yang sesuai dengan kebutuhan seluruh keluarga.

FAQ

Q: Apakah susu sapi murni boleh langsung diminum?

A: Tidak disarankan. Susu mentah dapat mengandung mikroorganisme penyebab penyakit. Pilih susu yang sudah melalui pasteurisasi agar lebih aman dikonsumsi.

Q: Apakah Fresh Milk Greenfields mengandung gula tambahan?

A: Varian Fresh Milk Original tidak mengandung gula tambahan. Rasa manis alaminya berasal dari laktosa yang memang terdapat dalam susu.

Q: Berapa kali sehari anak boleh minum susu?

A: Umumnya susu dapat diberikan 1–2 kali sehari, tergantung pola makan, usia, dan kebutuhan nutrisi anak. Susu berfungsi sebagai pelengkap, bukan pengganti makanan utama.

Q: Mengapa susu pasteurisasi harus disimpan di chiller?

A: Pasteurisasi tidak membuat susu steril sepenuhnya. Penyimpanan pada suhu 1–4°C membantu memperlambat pertumbuhan bakteri dan menjaga kualitas susu.

Q: Apa perbedaan susu pasteurisasi dan UHT?

A: Susu pasteurisasi dipanaskan pada suhu lebih rendah dan harus disimpan dingin. Susu UHT dipanaskan pada suhu sangat tinggi sehingga dapat disimpan pada suhu ruang sebelum kemasannya dibuka.

Posting Komentar

- Advertisment -

- Advertisment -